Jurnal dan Penelitian

Konsep Dynamic Governance Sebagai Reformasi Administrasi Publik
Bijak
Volume. X No. 2 September 2013
Abstrak

          Konsep dynamic capabilities memiliki arti penting jika dikaitkan dengan fakta adanya kompleksitas permasalahan praktik administrasi publik,  khususnya berkaitan dengan masalah ketidakpastian masa depan (future uncertainties) dan external practices. Perubahan lingkungan tersebut mendorong lahirnya adaptive policy yang bukan hanya merupakan reaksi pasif pada tekanan eksternal tetapi juga pendekatan proaktif pada inovasi, kontekstualisasi, dan eksekusi. Ide-ide baru juga menghasilkan kebijakan sesuai konteks (adaptive policy) dapat dieksekusi dan menghasilkan dynamic governance.

          Konseptualisasi dynamic capabilities sebagai kapasitas organisasi yang memiliki kemampuan untuk beradaptasi pada perubahan teknologi dan lingkungan, harus memiliki kemampuan kognitif yang dapat mendorong pembelajaran sehingga dapat membangun dynamic capabilities organisasi, yaitu: (a) thinking ahead, (b) thinking again, dan (c) thinking across.

          Reformasi administrasi publik memiliki hubungan yang erat dengan konsep dynamic governance, karena reformasi administrasi publik berorientasi pada perubahan di antaranya dalam implementasi kebijakan publik.

Judul
Konsep Dynamic Governance Sebagai Reformasi Administrasi Publik
Penulis
A.h. Rahadian
Penrbit
STIAMI
Bahasa
Indonesia, Inggris
Hak Cipta
STIAMI
Kata Kunci
Reformasi Administrasi Publik, Dynamic Capabilities, Dynamic Governance
Daftar Pustaka

Andrew, Tan et al. 2004. ”Principle of Governance: Preserving Ours Fundamentals, Preparing for the Future”. Special study report prepared by a group of Administratif Officers. Singapore.

Boon Siong Neo, Geraldine Chen. 2007. Dynamic Governance, Embedding Culture, Capabilities and Change in Singapore. World Scientific Publishing Co. Pte. Ltd

Cooper, J Phillip (ed). 1998. Public Administration For The Twenty First Century. New York USA : Harcourt Brace College Publishers.

Huntington dalam Mark Turner and David Hume, Governance, Administration, and Development. Making the State Work, (MacMillan Press Ltd.: London, 1997), p.48.

Janet V. Denhardt dan Robert B. Denhardt, The New Public Sercvice: Serving, Not Steering (New York: M.E. Sharpe, Inc., 2003)

Kaufmann Daniel, Aart Kraay, dan Massimo Mastruzzi (2004). Governance Matters III; Governance Indicators for 1996, 1998, 2000 and 2002,” World Bank Economic Review. Vol 18.

Lee, Hahn-Been. 1976. Bureaucratic Model and Administrative Reforms. In. Ann F. Leemans. Development and Change. An Administrative Reform: An Overview. (Institut of social Studies : The Haque,).

Michael E. Porter. 2007. Strategi Bersaing (competitive strategy). Tangerang : Kharisma Publishing Group.

Owen E. Hughes, Public Management and Administration: An Introduction (London: The MacMillan Press Ltd., 1994), hal. 58-85.

Pasolong, Harbani. 2010. Teori Administrasi Publik. Jakarta: Alfabeta. Santosa,

Penger, 2008. Sandra and Metka Tekavcic. Slovenian case of strategic change management in the public sector: Towards the Lisbon Strategy. Original scientific paperUDC

Sondang P. Siagian. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia.Jakarta: PT.Bumi Aksara,

Tri Kartono, Drajat. 2006. "Reformasi Administrasi: Dari Reinvent­ing ke Pesimisme" dalam Spirit Publik, Vol. 2INo.1, pp: 51-62.

Zauhar, Soesilo. 2007. Reformasi Administrasi. Jakarta: Bumi Aksara

Zhijian,Z,De Guzman, R.P, dan Reforma, M.A.1992. Administrative Reform. Manila: Eastern Regional Organization For Public Administration (EROPA)

Download File
 konsep-dynamic-governance--sebagai-reformasi-administrasi-pu.pdf (815)
Kerja Sama dan Sertifikasi
Social Media